duidays

Sang Musafir

Sang musafir kembali melangkah. Melanjutkan kembali perjalanannya yang tertunda. Gema rindu berdentuman dalam dadanya. ‘Aku harus segera menyelesaikan ini semua. Aku ingin segera beristirahat’ lirih sang musafir.

kawan, apa yang kau cari di dunia ini?
waktu kita sangat terbatas. kita adalah para musafir, para pengembara yang melakukan perjalanan di bumi Allah. kita sedang menuju kampung halaman kita, kawan. janganlah kau lupa. janganlah kau terlupa dan terlena dengan persinggahan sementara. segeralah, bergegaslah, berdirilah, bangkitlah! selesaikan segala misimu. tunaikan amanahmu. bawa bekal terbaikmu. agar layak kau kembali, bertemu orang2 tercinta, bertemu Dzat Yang Maha Mencinta.

“Jadilah engkau di dunia seperti orang asing atau musafir”. Ibnu Umar berkata: “Jika engkau berada di sore hari jangan menunggu datangnya pagi dan jika engkau berada pada waktu pagi hari jangan menunggu datangnya sore. Pergunakanlah masa sehatmu sebelum sakit dan masa hidupmu sebelum mati” (HR. Bukhori)

Ya Allah.. izinkan hanya ada Engkau yang ada dalam hati ini. lepaskan jerat dunia yang ada di dalamnya ya Allah. kuatkan dan istiqomahkan segala langkahku. aku ingin pulang dengan selamat, bertemu denganMu, berkumpul dengan orang2 yang mencintaiMu. amin

Ia pun menggegaskan langkahnya.


One response to “Sang Musafir

  1. purnaning says:

    menuju khusnul khotimah🙂 aamiiin..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: