duidays

Episode Baru : Wamena

on 16 September 2012

Hari ini tanggal 8 desember 2011. Berarti sudah sekitar 6 hari saya berada di Wamena, Kab. Jayawijaya Provinsi Papua. Tidak pernah menyangka sama sekali, kalau saya akhirnya menjejakkan kaki di tanah Papua ini. Yah beginilah nasib istri seorang pegawai PLN, harus rela dibawa kemana-mana. Kalau kata suami sih diniatkan jalan-jalan saja, keliling Indonesia. Lumayan toh. Di lain waktu suami juga pernah bilang dengan bahasa yang cukup keren: diniatkan untuk dakwah ya, insyaAllah tidak akan berat. Ihiy, skak mat dah kalau sudah nyangkut-nyangkut ke sana #gabisakomenlagi.

Di awal ketika kami proses dahulu, di dalam proposalnya, suami saya memang mencantumkan persyaratan utama bahwa siapapun istrinya nanti, harus bersedia ikut kemanapun ia ditugaskan. Saya sih tidak masalah waktu itu. Yang saya tahu, ketika itu suami saya masih proyek di Indramayu, ah masih Jawa Barat ini. Dekat dari Cimahi. Eeh, tak disangka, tidak sampai satu semester usia pernikahan kami, suami ditugaskan ke Gorontalo. Aaah teu kaci. Sulawesi gituh, ga kebayang pisan. Akan bertemu siapa, seperti apa orang-orangnya, bahasanya, makanannya, dll. Tapi ya pada akhirnya saya jalani itu semua, dan mengalir begitu saja sampai saya bertemu dengan saudara-saudara baru (yang baik), tempat-tempat baru (yang indah dan eksotis), makanan-makanan baru (yang ikan lagi ikan lagi heu :p), dan suasana-suasana baru lainnya.

Dan sekarang, tibalah episode baru saya di ujung timur Indonesia. Berat memang awalnya. Belum lagi, saya masih memiliki amanah di Salimah Gorontalo Utara yang sempat saya tinggalkan ketika menyelesaikan tesis. Namun ya itulah, suami saya itu banyak bercerita mengenai Papua, terutama Wamena. Segala informasi tentang kota tersebut dicarinya di internet. Mulai dari kehidupannya, biaya hidup (yang mahal), hingga komunitas muslim dan dakwah di sana. Belum tiba di Wamena, saya sudah merasakan hawa-hawanya dari suami saya yang entah mengapa begitu semangat sekali ke Papua ini. Padahal di televisi, berita-berita mengenai Papua seputar bentrokan di Timika atau OPM sedang ramai-ramainya. Orang tua beserta saudara mewanti-wanti supaya berhati-hati. Memang ada rasa was-was juga. Tapi ah, bismillah, kami akan melakukan kebaikan kok di sini. Membangun PLTMH (Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro) yang akan mendatangkan banyak manfaat bagi masyarakat di Wamena. InsyaAllah🙂.

Wow masyaAllah… nemu tulisan ini di folder notebook. Hampir lupa kalo pernah nulis ini🙂.Sudah 9 bulan sejak tulisan ini dibuat, alhamdulillah saya masih (bertahan) di Wamena🙂. Suka ditanya sama orang-orang: betah ga? Saya jawab: alhamdulillah,sudah bisa beradaptasi 🙂. Pastinya pandangan orang-orang tentang Papua belum berubah. Masih ‘terbelakang’, pertikaian, penembakan misterius, koteka, dan sederet label ‘minus’ lainnya. Jadi kalo ada yang pindah ke Papua teh gimanaaa gitu kesannya😀. Saya dulu juga gitu sih sama orang-orang -terutama- dari Jawa yang mau tinggal di Papua.

Tapii ternyata Papua tidak semenyeramkan yang dibayangkan. Sungguh ini mah benar-benar anugrah yang luar biasa dari Allah. Di luar yang kami bayangkan sama sekali. Ternyata di ujung Indonesia Timur ini kami banyak menemukan saudara-saudara seislam, seiman, juga setarbiyah. Ketika akan pindah, suami saya mendapatkan link dari ustadz di Gorontalo untuk menghubungi ketua DPW di Jayapura yang kemudian menghubungkan kami dengan ikhwah di Wamena. Alhamdulillah dengan izin Allah kami mendapatkan tempat tinggal gratis (padahal di Wamena tidak mudah mendapatkan kontrakan, belum lagi harganya yang muahhal) , plus yang tak ternilai harganya, kami mendapatkan saudara-saudara yang begitu semangat dalam mengembangkan dakwah islam di Wamena. Alhamdulillah…🙂.

cerita-cerita lainnya, tunggu saja di tulisan-tulisan selanjutnya B)


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: