duidays

ketika aku sakit

on 3 February 2010

ceritanya senin kemarin harusnya aku ke bandung. namun mendadak perut ini sakit sekali. pagi-pagi dikerok sama suami, kalau dulu biasanya sama ibu tercinta. aku menyangka kalau sakit masuk angin, penyakit kumatan dari dulu, ternyata ga merah. ya sudahlah aku istirahat dulu saja, ga jadi ke bandung, padahal besoknya ngajar.

lalu siangnya aku mandi pake air dingin. widih sorenya perut makin menjadi2. masya Allah sakiiit sekali. sangat-sangat melilit. ketika suami pulang dari kantor, aku masih tergolepak tak berdaya di atas kasur. suami pulang dalam keadaan basah, kehujanan. sore itu hujan memang mengguyur deras indramayu. tak ada makanan, adanya makanan yang dibeli pagi sebelumnya, karena aku tak kuasa untuk masak. maafkan aku suamiku.

sebelum maghrib aku makan roti. suamiku mencari-cari roti tawar di beberapa warung, namun rupanya tidak ada yang menjual roti tawar di sini, ga laku kalo dijual disini mah, kata beberapa penjual. jadilah ia membawakanku roti yang 1000-an 3 buah plus mentega, messes, gula, teh sariwangi, dan biskuit roma kelapa.  sebetulnya kalo ga ada roti tawar ga perlu beli mentega dan messes juga. tapi  ia tetap membelikannya, buat persediaan.

ia kemudian mengajak aku untuk diperiksa ke UGD. tapi males ah, aku ga mau diperiksa. suamiku yang ga pernah marah itu jadi sedikit berceramah kalau aku seringkali tidak disiplin ketika makan. “heran deh, kok bisa makan aja males” katanya, kurang lebih seperti itu. ia berpura-pura marah,, heuheu tetep weh lucu aja ngeliatnya. tadinya aku mengira kalau ini gejala thypus. tapi suamiku mendiagnosa kalau ini adalah sakit maag kronis. “ini recoverynya minimal satu tahun. yayang harus makan sehari 3 kali. ga boleh engga. ini perintah suami”. wedew, meuni ngancam :p. dan perutku kembali melililit, tepat di ulu hati.

suamiku dengan kesabarannya mengambilkan air minum. “mau ga pake cara ekstrim? dulu fani pernah sakit maag. minum air yang banyak, trus dimuntahkan semua isi dalam perut. asam lambungnya akan keluar semua, jadi ga akan kerasa sakit lagi. cuma setelahnya akan lemes. mau ga?” heuheu tentu saja aku tak mau. hoek. ngemuntahin seluruh isi lambung? hii..

adzan isya sudah berkumandang. suamiku di masjid sejak shalat maghrib tadi. sekalian di masjid sampe shalat isya. ketika suami pulang, aku masih menggunakan mukena dan terbaring di kasur dengan kondisi belum shalat isya. huaa, sakiiit. akhirnya aku dibelikan promag. lumayanlah, tapi tetep weh masih sakit. lalu ia menawariku air minum kembali. “ga mau ah, nanti pipis terus” kataku. jadi kembung nih perut. “yayang mau pipis lagi atau mau terus ngerasa sakit? terserah yayang itu mah” wiih, galak ih. ya udah deh minum lagee.

isya, tak kuasa berdiri aku shalat sambil duduk. suamiku sudah terbaring tidur. kecapean. ia memang cepat tidur, lelah bekerja seharian. setelah shalat, aku siap-siap untuk istirahat. tapi ouugh,, perut ini masih belum juga bisa diajak kompromi. sesekali ia kumat melilit. aku membayangkan ada segerombolan cacing yang menggigit2 ususku. uugh. dramatis sekali. karena ga kuat, aku minta dikerok lagi. cara yang sangat tradisional tapi cukup ampuh bagiku.

ternyata eh ternyata, meraaah banget hasil kerokannya. terbukti dah masuk angin yang berkolaborasi dengan maag. heuheu. mungkin akibat mandi pake air dingin setelah kerokan di siang hari sebelumnya. ketika dikerok kan pori-pori kita membuka, disiram pake air dingin, hmm… ya iyalah..

setelah itu tidurku jadi lebih pulas. meski sesekali tetap terbangunkan di malam hari. sayangnya aku terbangunkan di malam hari bukan karena tendangan-tendangan kecil di dalam perutku (ngarep.com), tapi karena lambungku yang masih beraksi. ah, dia tidak mengerti jam tidur.

suamiku yang sabar dan perhatian membuatku makin terharu. paginya ia membelikanku bubur dan beberapa makanan tambahan. plus bahan untuk membuat sayur  (yang tak bisa kumasak, karena teu kiat). setelah ia berangkat ke kantor, aku istirahat lagi dan terbangunkan sekitar 45 menit kemudian. ternyata suamiku datang lagi dengan membawakanku 2 bungkus roti tawar, 2 kue marie regal dan 1 coklat silverqueen. ya ampun, ia menyempatkan diri nyimpang ke alfa mart setelah ke kantor (entah alfa mart yang mana, karena lokasinya cukup jauh dari rumah)  lalu balik lagi dengan membawakanku beberapa persediaan ransum.

suamiku baik ya..

*curhat dikit boleh kan? blog sendiri ini ^_*

dan sekarang aku kebingungan untuk menghabiskan makanan yang manis2 itu…


One response to “ketika aku sakit

  1. gagan says:

    iya teteh boleh, da blog sendiri…

    meni manis k’ fanny teh ya.
    peace, ka^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: