duidays

Mengisi Liburan

on 28 June 2009

Libur tlah tiba,, libur tlah tiba,,

hore.. hore.. (Tasya)

Tidak terasa ya sudah memasuki masa liburan panjang. Tadi saja ketika melewati jalan balubur menuju Salman, kendaraan penuhnya minta ampun, padat merayap. Setiap akhir pekan kawasan dago dan sekitarnya memang seringkali diminati oleh para pengunjung, baik dalam maupun luar kota. Akan banyak kita jumpai kendaraan berplat B di daerah tersebut. FO-FO yang bertebaran di sepanjang Dago, menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat yang hobi berbelanja. Terlebih lagi dengan adanya waktu liburan anak sekolah.

Berbagai macam kegiatan bisa kita lakukan untuk mengisi dan memanfaatkan waktu liburan. Bagi para TA’ers (seperti saya) tentunya tidak akan berbingung-bingung mencari agenda yang pas. Penelitian di lab atau lapangan sudah menanti dengan setia😀. Bagi yang ingin menikmati kesegaran udara dengan panorama alam yang menyejukkan, daerah Lembang di Bandung Utara, atau Ciwidey di kawasan Bandung Selatan bisa menjadi pilihan. Bagi yang menyukai permainan dan edukasi, Taman Lalu Lintas atau Kebun Binatang mungkin masih cukup relevan untuk dikunjungi, bila datang bersama keponakan atau putra-putri tercinta🙂. Banyak area wisata yang bisa dikunjungi untuk melepas penat dari rutinitas kerja dan belajar. Bergantung dari tujuan yang ingin dicapai dari liburannya tersebut.

Begitu pula halnya dengan kelompok binaan saya. Rihlah akan menjadi salah satu agenda pengisi liburan kami. Ada hal yang menarik ketika kami mendiskusikan waktu yang pas dan memungkinkan bagi semuanya untuk bisa ikut. Maklum, pasca mengikuti SNMPTN barangkali ada agenda-agenda pribadi lainnya yang sudah menanti. Salah seorang dari adikku menyampaikan keberatannya.

“Teh, saya ga bisa tanggal 7, rencananya mau ke cirebon”

“Oh ada apa?”

“Mau mondok sambil nunggu pengumuman kelulusan. Lumayan satu bulan”

“Mondok gimana, dek?”

“Mau mesantren di tempat SMP dulu (AlHikmah Cirebon), pengen mantepin hafalan. Kalo di rumah susah fokusnya”

Adik-adik di kelompokku ini meski masih muda, hafalan Qur’annya sudah banyak.

“5 juz belakang, 5 juz depan. 5 juz yang belakang ngafalnya waktu SD. Dulu ada TPA namanya YBIS yang bikin orang-orang ITB juga da. Trus waktu SMP sampe sekarang 5 juz yang depan.”

Anak yang shalihah…

Lalu adikku yang lain mengusulkan

“Ya udah, abis SNMPTN ke cirebon, trus balik lagi nanti buat rihlah, trus ke cirebon lagi deh.. hehe”

“yee.. asal diongkosin😀. Eh tapi ga tau ding, kan musti cap jari untuk ijazah ya.”

Ngomong-ngomong tentang cap jari, jadi ingat sesuatu..

“Oya, bukannya tanggal 8 teh nyontreng presiden ya. Brarti berangkatnya setelah itu aja🙂.”

“Oiyayaya… haha lupa. Iya abis nyontreng aja.”

Selesai. Mudah-mudahan yang tidak hadir hari itu bisa ikut rihlah di waktu yang sudah ditentukan.

Subhanallah. Ada yang kucatat diam-diam dari diskusi bersama adik-adikku tersebut. Di tengah berbagai berita yang seringkali kurang mengenakkan mengenai pergaulan dan aktivitas remaja, rasa-rasanya seperti mendapat kesejukan yang luar biasa tatkala mendengar rencana liburan salah seorang adikku tersebut untuk memantapkan hafalan Qur’annya.

Subhanallah. Orang tua macam apa yang telah membina anaknya menjadi sedemikan dekat dengan Al-Qur’an, hingga di salah satu fase rawan bagi pertumbuhan seorang manusia dewasa, ia tetap memegang erat nilai-nilai ilahiah dalam dirinya. Orang tua, terutama ibu memang memegang andil yang begitu besar bagi pertumbuhan dan perkembangan anak-anaknya. Ketika sejak kecil seorang anak didekatkan dengan nilai-nilai Quraniyah, maka kelak ketika ia tumbuh besar, Qur’anlah yang akan menjaga ia, membentengi ia dari segala godaan dunia.

Ayah adikku tersebut seorang ustadz yang cukup dikenal di daerah Bandung dan tahun ini baru dilantik menjadi aleg (DPRD kalau tidak salah) dari salah satu partai. Barangkali keikhlasannya dalam berjuang dan berdakwah juga telah membawa keberkahan dalam kehidupan keluarganya.

Jadi, mau seperti apa anak kita, bercerminlah pada diri kita. Apa yang sudah kita persiapkan untuk menyambut amanah dari Allah swt tersebut kelak?

^_^

Oiya, kembali lagi ke tema. Seperti apapun kita mengisi liburan kali ini, semoga membawa kemanfaatan yang besar bagi diri kita. Apalagi kita sudah berada di bulan Rajab. Kurang dari 2 bulan lagi kita akan kedatangan tamu mulia, bulan Ramadhan. Agenda-agenda Quraniyah seperti belajar memantapkan bacaan Al-Qur’an (tahsin) atau menghafal Al-Qur’an (tahfidz) menjadi alternatif yang sangat baik untuk kita pilih, di samping agenda-agenda liburan lainnya.

Have a nice holiday :D…


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: