Jiwa, siapakah yang masih dirindu sementara ada Dia menanti di sana?
Raga, manakah yang sakit bila jiwa telah terbang bersama cintaNya?
Nafas, masihkah berhembus terengah sedang jihad adalah udaranya?
Cinta, masihkah berwarna merah jambu padahal hijau surga tlah membentang?
Sungguh, dakwah ini hanya untuk pahlawan, yang baru berhenti berdakwah ketika menapakkan kaki di surga!
(sms dari seorang sahabat di ITS, ukhty Laila)
Filed under: Puisi
Recent Comments