24 tahun sudah,
persinggahanku di dunia ini.
sederhana saja kumelangkah
menggali makna setiap jengkal tanah basah yang kususur
sekali-kali kusebrangi sungai deras dan licin
menjumpai pondok kecil dengan taman mawar indah
di balik semak dan ilalang.
sederhana saja kuedarkan pandangan
menengadah, mencari sudut kompas yang dituju
dari setiap titik pemberhentian
dengan senja yang semakin memerah.
sederhana saja kujalani pengembaraanku
setapak, setapak, terus dan terus
ditemani nyanyian kerinduan
membawa sejumput perbekalan
dengan khauf dan roja’
akan limpahan ridho-Nya.
sederhana saja kuajak serta
kau, ia, kalian, dan mereka
dalam setiap stasiun kenangan,
menanti keberangkatan saat peluit ditiupkan,
menuju kampung keabadian,
dalam langgam kecintaan.
Ya Allah, hanya kepadaMulah kembaliku
tunjukkan aku jalan lurusMu,
untuk menggapai surgaMu
Filed under: Puisi
Recent Comments